
Kediri, jatim.expost.co.id — Guna meningkatkan keterampilan budidaya ikan Lele di Kabupaten Kediri, Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Perikanan Kabupaten Kediri pada Selasa, (14/4/2026) pagi mengadakan acara Bimbingan Teknis bagi para Pembudidaya atau Petani ikan lele di Kabupaten Kediri. Acara tersebut dilaksanakn di Kantor Dinas Perikanan Kabupaten Kediri yang berada di Jl Pamenang Katang Desa Sukorejo Kecamatan Ngasem Kediri. Pada acara Bimtek Pembenihan ikan Lele kali ini, dihadiri sekitar 35 peserta Pembudidaya ikan lele di Kabupaten Kediri. Selain tatap muka acara tersebut juga diadakan secara zoom untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, Nurhafid dalam sambutannya menyampaikan pentingnya para petani ikan untuk terus berinovasi guna meningkatkan keterampilan Petani ikan sehingga hasil usaha budidaya ikan lele akan lebih baik. Mengingat usaha budidaya ikan air tawar tidak bisa hanya dilakukan secara tradisional. Perubahan musim dan memasuki musim pancaroba sangat berpengaruh pada hasil dan kualitas dalam budidaya ikan air tawar, khususnya ikan lele.

“Acara ini sangat penting, usaha budidaya ikan lele tidak bisa dilakukan secara monoton. Harus terus berinovasi sehingga para petani ikan punya keterampilan untuk meningkatkan hasil panen yang maksimal. Poteni budidaya bidang perikanan di Kabupaten Kediri cukup besar jadi harus memiliki keterampilan dan terus berinovasi.” Jelasnya
Pada acara Bimtek Pembenihan ikan lele kali ini Dinas Perikanan Kabupaten Kediri menghadirkan 2 narasumber yang berasal dari praktisi dan juga dari akademisi yang sekaligus peneliti guna membagikan ilmu sebagai bekal peserta untuk meningkatkan potensi dan kemampuan dalam membudidayakan ikan lele.

Dua Narasumber yang dihadirkan dalam Bimtek kali ini adalah Bapak Sukron, Petani ikan Lele dari Desa Tulungrejo Kecamatan Pare yang sudah berhasil mengembangkan budidaya ikan lele dan telah mendapat sertifikat Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB) Pembenihan ikan lele dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Sedangkan Narasumber kedua adalah Renanda Baghaz Dzulhamdhani SP, S.Pi, MP, M.Sc dari PSDKU UB Kediri. Renanda Baghaz Dzulhamdhani sendiri adalah seorang akademisi dan juga peneliti dari PSDKU UB Kediri yang telah berhasil mengembangkan penelitian berbasis Vaksin dan Bakteri. Diharapkan dari hasil penelitiannya kedepan dapat mendukung Ekonomi Perikanan di Kabupaten Kediri. Melalui metode Akuakultur Unggul Tahan Penyakit yang ber Implementasi Imunoprofilaksis Berbasis Vaksin dan Imunonutrisi Sacchromyces cerevisiae. Dua hasil penelitiannya ini dijadikan salah satu inovasi dalam Budidaya Ikan Lele untuk penguatan Ketahanan Pangan Daerah khususnya di Kabupaten Kediri.
Diakhir kegiatan Andik Priyo Setiawan, S.Pi selaku Kepala Bidang Perikanan Budidaya menyampaikan melalui kegiatan Bimtek ini para Peserta yang hadir dan juga masyarakat mendapat ilmu dan materi yang dapat dijadikan bekal untuk terus berinovasi sehingga Budidaya ikan Lele di Kabupaten Kediri terus berkembang dan meningkat.


