Sidoarjo — Pemerintah Desa Sedati Agung, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, menunjukkan respons cepat terhadap keluhan warga terkait seringnya insiden anak-anak tercebur di Sungai Afur Pranti. Menyikapi kondisi tersebut, pemdes merealisasikan pembangunan pagar pembatas sungai yang dilengkapi pintu pagar (portal) sebagai langkah pencegahan kecelakaan sekaligus peningkatan keamanan lingkungan.
Kebijakan ini diambil setelah Kepala Desa Sedati Agung, Suhariyono, menerima laporan langsung dari warga RT 05 RW 02 mengenai kondisi sungai yang rawan dan minim pengamanan. Pembangunan pagar pembatas tersebut dibiayai melalui anggaran Dana Desa tahun 2025 dan dipusatkan di wilayah RT 05 RW 02.
Pagar pembatas yang dibangun memiliki panjang 44 meter dengan tinggi 1,20 meter, serta dilengkapi pintu pagar (portal) model kupu-kupu setinggi 1,20 meter dan lebar 1,50 meter. Fasilitas ini berfungsi sebagai pembatas fisik sekaligus akses buka-tutup yang dapat dikendalikan oleh warga setempat.
Saat ditemui di Kantor Desa Sedati Agung pada Senin 8 Desember 2025, Kepala Desa Suhariyono menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam melindungi keselamatan masyarakat.
“Kami menerima laporan dari warga terkait beberapa kejadian anak tercebur di sungai. Atas dasar itu, kami bergerak cepat agar kejadian serupa tidak terulang. Keselamatan warga, terutama anak-anak, adalah prioritas utama,” ujarnya.
Selain aspek keselamatan, keberadaan pagar dan portal juga dinilai membawa dampak positif terhadap keamanan lingkungan. Suroso, salah satu warga setempat, mengapresiasi langkah Pemdes Sedati Agung yang dinilainya tepat sasaran.
“Dengan adanya portal model kupu-kupu ini, akses keluar-masuk bisa dikontrol. Ini bisa meminimalisir tindak kejahatan, karena sebelumnya di wilayah ini cukup sering terjadi kehilangan,” kata Suroso.
Warga lainnya yang enggan disebutkan namanya juga menyampaikan rasa lega atas pembangunan tersebut. Menurutnya, area sekitar sungai kini terasa lebih aman, terutama bagi anak-anak yang kerap bermain di sekitar lokasi.
Pemdes Sedati Agung berharap pembangunan pagar pembatas dan portal ini tidak hanya memberikan perlindungan fisik, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bersama warga untuk menjaga keamanan dan keselamatan lingkungan. Ke depan, pemerintah desa berkomitmen untuk terus meninjau titik-titik rawan lainnya guna menciptakan desa yang lebih aman, nyaman, dan tertib.





