Walikota Kediri Tinjau Taman Tempurejo, Dorong Revitalisasi agar Lebih Aman dan Hidupkan Aktivitas Warga

KOTA KEDIRI, jatim.expost.co.id — Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Kediri berkeliling meninjau kondisi Taman Tempurejo. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat langsung keadaan taman sekaligus memastikan ruang terbuka hijau tersebut benar-benar aman, nyaman, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam kunjungan kerjanya Walikota Kediri, Vinanda Prameswari didampingi Kepala DLHKP Kota Kediri, Camat Pesantren, Lurah Tempurejo dan semua jajaran.

Kunjungan Mbak Wali di Taman Tempurejo hari ini juga menjadi ajang koordinasi di lapangan bersama OPD terkait. Diskusi santai namun berbobot dilakukan untuk merencanakan peningkatan fasilitas publik ke depannya.

Di sela-sela peninjauan fasilitas, Mbak Wali menyempatkan diri menyapa dan berdialog dengan warga serta ibu-ibu yang sedang berkegiatan di taman. Mendengar aspirasi langsung dari masyarakat adalah kunci pembangunan tepat sasaran.

Sesi istirahat sejenak Mbak Wali bersama jajaran menikmati hidangan lokal dalam suasana asri taman, memberikan energi positif untuk lanjut bertugas. Taman bukan cuma tempat olahraga, tapi juga ruang silaturahmi yang nyaman.

Dari area bermain yang ceria hingga sudut-sudut hijau yang menyejukkan mata. Taman ini adalah bukti nyata komitmen Pemkot Kediri dalam menyediakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berkualitas bagi warga.

Dalam peninjauan tersebut, Mbak Wali (sapaan akrab walikota Kediri) memperhatikan secara detail fasilitas yang ada. Mulai dari area bermain anak yang harus memenuhi standar keamanan, bangku taman yang perlu diperbaiki agar layak digunakan, hingga keberadaan kolam dan satwa yang harus dirawat dengan baik sebagai daya tarik edukatif dan rekreatif.

Tak hanya itu, Mbak Wali juga menyoroti bangunan-bangunan di dalam kawasan taman yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Salah satunya gedung serbaguna yang seharusnya bisa digunakan untuk kegiatan masyarakat, seni, atau pertemuan warga, namun justru terlihat kotor dan tidak terawat.

Mbak Wali menegaskan bahwa Taman Tempurejo memiliki potensi besar sebagai ruang publik yang hidup dan produktif. Menurutnya, taman kota tidak hanya berfungsi sebagai tempat bersantai, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial, kegiatan komunitas, hingga sarana edukasi bagi anak-anak.

Ke depan, Mbak Wali berharap Taman Tempurejo dapat dimaksimalkan dengan penataan yang dapat dimaksimalkan dengan penataan yang lebih baik, perbaikan fasilitas, serta pemanfaatan gedung dan ruang yang ada agar benar-benar menjadi taman kebanggaan warga Kota Kediri dan memberi dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *