
Kediri, jatim.expost.co.id — Pengelolaan lahan parkir dan Pedagang Kaki Lima di area Simpang Lima Gumul (SLG) Kediri sering menjadi buah bibir. SLG menjadi salah satu icon Kabupaten Kediri dan menjadi salah satu destinasi wisata sekaligus obyek vital Kabupaten Kediri menjadi salah satu kawasan yang sering jadi rebutan.
Menariknya dikawasan SLG selain yang menjadi salah satu destinasi wisata yang menyuguhkan bangunan megah, dan sering digunakan untuk event juga terdapat ratusan Pedagang Kaki 5, serta usaha angkringan malam, masalah sampah dan pengelolaan parkir diduga menjadi salah satu pemicu menjadi kawasan yang diperseterukan banyak pihak.
Beberapa waktu yang lalu pun kawasan parkir yang ada di Simpang Lima Gumul kembali memanas, dan gencar beritakan oleh salah satu media online.
Dari hasil investigasi Tim media dilapangan didapat informasi yang sangat mengejutkan, salah satu narasumber yang menyebut kenapa kawasan SLG sering diberitakan.
Hal ini sangat menarik dan yang menjadi pertanyaan, mengapa media online ini sering memberitakan tentang parkiran yang macet khususnya parkiran di depan Terminal SLG.
Sementara itu dari hasil pengamatan dilapangan tidak ada kemacetan seperti yang diberitakan, meskipun pada saat hari libur ataupun pada hari Sabtu dan Minggu.
Dari hasil investigasi Tim media dikawasan SLG media online ini diduga terafiliasi dengan salah satu ormas yang sebelumnya pernah melakukan semacam swiping kepada pedagang kaki lima di area depan Terminal Simpang Lima Gumul dengan menggunakan seragam salah satu ormas.
Hal ini yang sangat kita sayangkan karena adanya perseteruan Personal/Ormas yang berimbas kepada PKL dan pengelola kawasan parkir.
Ditambah lagi sempat beredarnya vidio oleh berita online dan keterangan dari salah satu ormas dan ketua PKL yang ada di depan terminal yang ingin menertibkan kawasan parkir yang berada didepan terminal, padahal di Simpang Lima Gumul sangat banyak titik parkir, kenapa hanya parkiran tengah depan terminal saja yang selalu di usik, hal ini menguatkan keterangan bahwa terdapat perselisihan personal atau ormas.
Masih terkait parkir di Simpang Lima Gumul, Menurut sumber lain yang tidak mau di sebutkan namanya ada beberapa ormas yang sedang dalam proses pengajuan proposal di dinas terkait untuk pengelolaan parkiran di area Simpang Lima Gumul
Sementara itu Agus Tri Cahyo selaku koordinator parkir depan terminal Simpang Lima Gumul mengatakan kalau memang lahan parkir di area Simpang Lima Gumul akan di kelolakan kepada pihak ketiga. Agus meminta bilamana akan dikelola kepada pihak ketiga sebaiknya dinas terkait transparan dengan mengumumkan secara terbuka. Hal ini guna menghindari tudingan dinas Terkait melakukan KKN.
Menyikapi hal tersebut Agus Tri Cahyo senin 19 Januari 2026 mengumpulkan koordinator parkir di area Simpang Lima Gumul untuk membentuk sebuah paguyuban parkir dengan tujuan agar pengelolaan parkir lebih tertata dan untuk memudahkan koordinasi dengan pihak terkait khususnya yang berhubungan dengan parkir.





