Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri kembali buka Seleksi Magang Jepang Tahun 2026.

Kab. Kediri, jatim.expost.co.id — Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) resmi membuka tahapan seleksi program pemagangan ke Jepang tahun 2026. Kegiatan ini digelar di Gedung Bagawanta Bhari, Senin (24/8/2026). Program kolaborasi antara Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI dan International Manpower (IM) Japan ini bertujuan untuk menekan tingkat pengangguran sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Pada Pembukaan Seleksi Magang Jepang Tahun 2026 ini diikuti Sebanyak 299 peserta yang berasal dari wilayah Kediri dan sekitarnya mengikuti. Kepala Dinas Tenagakerja (Disnaker) Kabupaten Kediri, Ibnu Imad, menyampaikan dari jumlah 299 peserta yang mengikuti Program Magang Jepang Tahun 2026 ini, 68 orang peserta di merupakan warga asli Kabupaten Kediri, sementara sisanya berasal dari daerah tetangga seperti Trenggalek, Tulungagung, Nganjuk, dan Blitar.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri, Ibnu Imad menegaskan bahwa salah satu tujuan program ini sebagai upaya Pemkab Kediri untuk penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Kediri, yang pada Tahun 2025 ini berhasil ditekan ke angka 4,7 persen dari yang Tahun 2024 sebesar 5,1 persen.

Dalam Sambutannya Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri, Ibnu Imad menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak sehingga Program Seleksi Jepang Tahun 2026 bisa dilaksanakan kembali.

“Yang terhormat Bapak Bupati Kediri yang pada hari ini, pada kesempatan hari ini dihadiri oleh Pak Asisten II, Pak Dr. Sonny Subroto Maheri, yang saya hormati juga dari Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia Sugeng Rawuh di Kabupaten Kediri mudah-mudahan berkenan dengan suasana Kediri. Dari perwakilan IM Jepang, Matur Suwun, Bapak Ibu, Kepala Dinas atau yang mewakili dari tetangga dari kabupaten-kabupaten sekitar Kediri, dari Trenggalek, terima kasih dari Tulungagung, dari Kota Kediri, dari yang saya hormati juga yang mewakili Bapak Kepala UPT Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Kediri, Bapak-Ibu perwakilan ataupun yang mengirimkan peserta perwakilan, peserta pemagangan Jepang. Seleksi pemagangan Jepang dan yang tidak lupa adalah asosiasi bahasa Jepang Provinsi Jawa Timur dan anak-anak calon peserta seleksi pemagangan Jepang di Kabupaten Kediri Tahun 2026. Syukur Alhamdulillah Hari ini kesempatan yang sangat luar biasa untuk kali kedua Kabupaten Kediri bisa dipercaya untuk bisa menyelenggarakan seleksi pemanggangan Jepang. Program ini sebagai upaya memberikan pengalaman kepada generasi muda untuk melatih kedisiplinan, melatih skill, melatih pengalaman bekerja secara global di Jepang sehingga harapannya mereka punya kesempatan untuk bukan hanya menjadi skill yang nasional ataupun regional, tapi secara internasional. Dan pengalaman itu diharapkan bisa sekaligus bekerja, bisa belajar, dan juga mendapatkan sesuatu, mendapatkan penghasilan yang luar biasa selama di Jepang. Nah, selepas dari itu, teman-teman bisa memanfaatkan semua yang didapat di sana untuk bisa mengabdi di Indonesia.” Jelas Ibnu Imad

“Pelaksanaan seleksi Magang Jepang hari ini adalah kita lakukan secara boarding di BLK Plemahan. Khusus hari ini kita lakukan di tempat ini untuk memudahkan mereka untuk melakukan seleksi tahap pertama. Nah setelah ini teman-teman nanti di tahap kedua dari kesempatan semua dilaksanakan di BLK Plemahan. Kemudian juga terkait dengan sistem seleksi adalah sistem gugur, kemudian juga peserta yang hari ini melakukan ataupun sampai registrasi pada kesempatan hari ini untuk ikut peserta adalah 299 orang. Terdiri dari warga Kaupaten Kediri sejumlah 68 orang dan sisanya adalah dari teman-teman LPK Bahasa Jepang di bawah asosiasi Bahasa Jepang Jawa Timur.” Tutupnya

Apresiasi juga disampaikan oleh perwakilan Kemnaker RI, Moh Ardiansyah. Ia mendorong para peserta untuk terus mengasah kompetensi agar mampu bersaing di dunia kerja global. Ia turut menekankan pentingnya sinergi antar instansi demi kelancaran program Magang Jepang Tahun 2026.

“Program Magang ke Jepang merupakan salah satu bentuk kerjasama yang telah berjalan antara pemerintah Indonesia dan IM Japan. Program ini bukan semata-mata memberikan kesempatan kepada peserta untuk bekerja di Jepang. Tetapi, merupakan program pemagangan yang bertujuan membentuk kompetensi, keterampilan, kedisiplinan, etos kerja, serta karakter peserta agar menjadi sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing di dunia kerja. Oleh karena itu, kesempatan untuk mengikuti program ini harus dipandang sebagai sebuah proses yang harus dijalani dengan sungguh-sungguh. Kepada para calon peserta yang hadir pada hari ini, saya ingin menjelaskan bahwa mulai hari ini kalian akan mengikuti serangkaian proses rekrutmen dan seleksi. Kalian tidak perlu melihat proses ini sebagai sesuatu yang harus ditakuti. Anggaplah setiap tahapan sebagai kesempatan untuk menunjukkan kesiapan dan kemampuan kalian. Pada tahap awal, peserta akan mengikuti proses verifikasi dan seleksi administrasi. Setelah memenuhi persyaratan administrasi, peserta akan mengikuti tes tertulis termasuk tes matematika dan kemampuan dasar yang dipersyaratkan dalam program.” Jelasnya

“Saya berpesan kepada seluruh peserta, jangan hanya mempersiapkan fisik, persiapkan juga kemampuan berpikir dan ketelitian kalian. Selanjutnya, peserta akan mengikuti tes bahasa Jepang sesuai dengan kebutuhan program. Kemampuan Bahasa Jepang menjadi salah satu bagian penting karena nantinya kalian akan tinggal belajar dan menjalankan pemagangan di Jepang. Setelah itu kalian akan mengikuti tes kesamataan dan kemampuan fisik. Pada tahap ini kalian akan dihuji apakah kondisi fisik cukup untuk mengikuti proses pelatihan dan pemagangan yang membutuhkan kedisiplinan serta ketahanan fisik. Karena itu saya berpesan kepada para peserta, jaga kondisi kesehatan, istirahat yang cukup dan jangan mempersiapkan fisik hanya sehari sebelum pelaksanaan test. Saya ingin menekankan satu hal, jangan mengikuti program ini hanya karena ingin pergi ke Jepang. Kalian harus memiliki alasan yang lebih besar, yaitu keinginan untuk belajar, meningkatkan keterampilan, membangun pengalaman, serta mempersiapkan masa depan setelah menyelesaikan program.” Tutupnya

Sementara itu, perwakilan IM Japan, Nur Hidayat, mengungkapkan bahwa hingga saat ini IM Japan telah memberangkatkan sekitar 55 ribu peserta asal Indonesia, dengan sekitar 5,8 ribu peserta yang aktif menjalani program pemagangan dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Meski IM Japan juga bermitra dengan negara lain seperti Pakistan, Bangladesh, dan Thailand, tenaga kerja Indonesia dinilai memiliki keunggulan tersendiri.

”Tenaga kerja asal Indonesia dikenal memiliki reputasi baik di Jepang, terutama dalam hal etos kerja dan kedisiplinan,” jelas Nur Hidayat.
Ia memotivasi seluruh peserta agar fokus pada tujuan utama pemagangan, yakni penyerapan ilmu dan pembentukan karakter kerja. “Jangan sampai berpikir ke Jepang hanya semata-mata mencari uang saja, namun tujuan utama adalah belajar keterampilan dan disiplin,” Tutupnya

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, S.H melalui Asisten 2 Pemkab Kediri mengucapkan terima kasih kepada semua pihak sehingga Program Magang Jepang Tahun 2026 ini dapat terlaksanan. Bupati Kediri juga menyampaikan pesan kepada para Calon Peserta Seleksi Jepang Tahun 2026 ini untuk dapat memanfaatkan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan SDM sehingga setelah program ini selesai para peserta Magang Jepang dapat kembali kedaerah masing – masing dan dapat membuka lapangan kerja baru sesuai dengan ilmu yang diperoleh dari Magang di Jepang.

“Saat ini jumlah penduduk Kabupaten Kediri telah mencapai 1,68 juta jual. Jumlah ini merupakan potensi besar yang harus kita wujudkan sebagai kekuatan ekonomi daerah. Namun, Di sisi lain, kita masih dihadapkan pada tantangan tingkat pengangguran terbuka atau TPT, meskipun TPT Kabupaten Kediri berhasil kita tekan dari 5,10% pada tahun 2024 menjadi 4,71% pada tahun 2025. Upaya pengentasan pengangguran tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Kediri terus berupaya menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan salah satu langkah strategis yang kita lakukan adalah melalui program Magang Jepang. Melalui program ini, kita tidak hanya menekankan angka pengangguran, tetapi juga membentuk tenaga kerja yang terampil, berdisiplin tinggi, dan berdaya saing global. Selain itu, Pendapatan yang diperoleh peserta selama di Jepang diharapkan dapat menjadi modal usaha yang produktif saat kembali ke tanah air. Khususnya untuk menggerakkan perekonomian di Kediri Raya, khususnya di Kabupaten Kediri.” Tegasnya

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Kediri mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang telah mendukung demi suksesnya acara ini. Pada kesempatan ini kami menyampaikan beberapa pesan. Pertama, manfaatkan program Magang Jepang sebagai kesempatan untuk meningkatkan keterampilan teknis dan kemampuan bahasa Jepang. Dua, peserta diharapkan memiliki komitment tinggi untuk belajar dan beradaptasi dengan budaya serta lingkungan kerja baru demi keberhasilan masing-masing. Di Jepang kalian bukan hanya sebagai peserta magang, tapi anda adalah duta-duta terbaik bangsa. Tolong junjung tinggi. harkat dan martabat bangsa kita dan juga hormati bangsa dan martabat Jepang.” Tutupnya

Program Seleksi Magang Jepang Tahun 2026 secara Simbolis ditutup dengan menyematkan Pin kepada Calon Peserta Seleksi Magang Jepang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *