Petani Perkebunan Sawit Suro Makmur AR Apresiasi Pabrik Kelapa Sawit Desa Mandumpang Suro Makmur

Aceh Singkil, jatim.expost.co.id (6/7/2026) —- Petani kebun kelapa sawit AR Suro makmur Apresiasi Pimpinan Perusahaan Pabrik Kelapa Sawit ( PKS) Desa Mandumpang kecamatan Suro makmur.

AR, petani sawit mengatakan ucapan Terima kasih adanya pabrik kelapa sawit di Kecamatan Suro ini. Salah satu kemajuan dan kebanggaan bagi masyarakat Suro, tidak kalah saing dengan kecamatan lain yang ada perusahan berdiri di sana.

Terlihat pagi hari para mobil pengangkut produksi sawit masyarakat sudah antri di pintu gerbang pos satpam PKS Mandumpang

Awak media pertanyakan masalah soteran yang jadi omongan masyarakat AR mengatan sebenarnya tujuan pimpinan perusahaan itu bagus kalau kita menyadarinya ucapnya

Pertama kali panenan buah merah yang cukup tua itu adalah suatu keuntungan bagi kita petani sawit. Agar buah tetap normal dan stabil, bagi saya itu bagus.

Apa lagi buah mentah dan mengkal itu tidak laku itu sangat menguntungkan bagi kita, jadi para agen sawit pun tidak mau menerima buah mentah dan mengkal
Keuntungan bagi kita
Itu banyak para petani sawit mengatakan buah sawit selalu ilang, setelah sawit baru panen, karna waktu itu buah mengkal dan mentah juga laku

Kalau sekarang ini soteran ketat tentu buah mengkal dan mentah tidak laku jadi para penjarah buah pun pasti berkurang .

Untuk petani sawit apabila kita ikuti peraturan perusahaan produksi atau hasil kita pasti meningkat karena panenan nya tidak di pres. Jadi buah di batang tetap stabil

Orang pekerja panen pun bisa lebih besar mendapatkan hasil upah kerjanya karena tonase nya naik.

Saya sebagai petani sawit sudah merasakan semenjak soteran di PKS tidak ketat hasil panen saya hanya 10 ton saja bahkan tindak sampai, tetapi sekarang karena ketatnya soteran di PKS , tentu kita hanya panen buah yang merah tua saja, sekarang bisa naik menjadi 14 ton. dan pengutip berondolan juga bisa bergaji. Karena berondolan luman banyak pungkas pak AR,

Untuk itu kalau saya mengira apa yang di lakukan perusahaan itu bukanlah mempersulit para petani sawit tapi secara tidak langsung perusahan termasuk membina sistim panen agar kedua belah pihak tidak ada yang di rugikan tutup AR

( D, S)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *