
Kab. jombang, jatim.expost.co.id – Dalam upaya mempersiapkan peserta didik menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026, SMK Negeri Gudo menyelenggarakan Simulasi TKA yang diikuti oleh 377 siswa dari lima program keahlian. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi sekolah untuk memastikan seluruh peserta memahami mekanisme pelaksanaan ujian sekaligus meningkatkan kesiapan akademik dan mental sebelum mengikuti TKA yang sesungguhnya.
Simulasi dilaksanakan selama dua hari dengan pembagian tiga sesi setiap harinya. Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan, sekolah memanfaatkan tujuh ruang server/laboratorium komputer yang telah dipersiapkan dengan baik sehingga seluruh peserta dapat mengikuti simulasi secara nyaman, tertib, dan sesuai prosedur yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, para siswa memperoleh pengalaman langsung menggunakan sistem ujian berbasis komputer, mulai dari proses login, memahami tata tertib pelaksanaan, hingga mengerjakan soal sesuai alokasi waktu yang telah ditentukan. Simulasi juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai kendala teknis maupun nonteknis sehingga dapat dilakukan evaluasi dan penyempurnaan sebelum pelaksanaan TKA yang sebenarnya.
Kepala SMK Negeri Gudo menyampaikan bahwa simulasi ini merupakan bentuk komitmen sekolah dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas. Selain mengukur kesiapan sarana dan prasarana, kegiatan ini juga bertujuan membangun rasa percaya diri siswa agar mampu menghadapi TKA dengan lebih tenang dan optimal.
Keberhasilan pelaksanaan simulasi tidak terlepas dari kerja sama seluruh panitia, proktor, teknisi, guru, serta tenaga kependidikan yang memastikan setiap sesi berjalan lancar. Disiplin dan antusiasme para siswa selama mengikuti simulasi menunjukkan kesungguhan mereka dalam mempersiapkan diri menghadapi asesmen akademik.
Melalui Simulasi TKA 2026 ini, SMK Negeri Gudo berharap seluruh peserta semakin siap menghadapi Tes Kemampuan Akademik yang sesungguhnya serta mampu memperoleh hasil terbaik. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen sekolah dalam menciptakan lulusan yang kompeten, berdaya saing, dan siap melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.