
Kota Kediri, jatim.expost.co.id — Dalam upaya peningkatan dibidang pertanian Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) melakukan pekerjaan rehabilitasi saluran irigasi dan pembuatan pintu saluran irigasi. Proyek rehab saluran irigasi dan pembuatan pintu saluran irigasi diharapkan mampu membantu masyarakat dan kelompok tani dalam peningkatan hasil pertanian.
Kegiatan proyek tersebut berlokasi di 2 titik yang berbeda. Untuk Rehab Saluran Irigasi berlokasi di Kelurahan Gayam Kecamatan Mojoroto sedangkan untuk pembuatan Pintu Saluran air berlokasi di Kelurahan Rejomulyo Kecamatan Kota.
Rehabilitasi Saluran Irigasi yang belokasi di Kelurahan Gayam merupakan lanjutan dari rehabilitasi saluran air yang sebelumnya, mengingat pada lokasi tersebut sering terjadi luapan air. Pekerjaan yang dilakukan yaitu berupa perbaikan dinding dan normalisasi lantai saluran sepanjang 75 meter. Setelah dilakukannya rehab diharapkan masalah luapan air sungai dapat teratasi.

Sedangkan untuk pekerjaan pembuatan pintu saluran irigasi yang dikerjakan di Kelurahan Rejomulyo, karena
adanya permintaan dari Kelompok Tani untuk memasang 2 buah pintu air di lokasi lahan pertanian.
Tujuan Rehab :
1. Saluran irigasi dapat mengalir dengan normal dan tidak lagi terjadi luapan air ke sawah petani
2. Meningkatkan produkstifitas hasil pertanian.
Pintu air berfungsi agar penataan air di lokasi persawahan dapat maksimal tersalurkan.
3. Mencegah luapan air di saat curah hujan tinggi
Meningkatan produktifitas hasil dan produktifitas pertanian.

Kepala Dinas PUPR Kota Kediri Endang Kartikasari menyampaikan pekerjaan rehabilitasi saluran irigasi dan pembuatan pintu air bagi Kelompok Tani ini diharapkan kedepan dapat memaksimalkan hasil pertanian dan mencegah luapan air sungai saat musim penghujan tiba.
“Semoga dengan adanya rehabilitasi saluran dan pembuatan pintu air ini, para petani dapat memaksimalkan hasil panennya dan rasa kuatir atas adanya luapan air serta banjir di persawahan sudah tidak ada lagi”. Jelasnya
Ia juga berpesan kepada masyarakat untuk ikut menjaga dan memelihara saluran irigasi karena menjadi tanggung jawab bersama.
“Terima kasih kepada masyarakat sekitar khususnya para petani yang sudah memanfaatkan saluran irigasi ini dan kami titip agar asset dan bangunan saluran ini dapat dijaga dan dipelihara”. Tutupnya
Program Pemerintah Kota Kediri guna mendukung program pemerintah dalam swasembada pangan melalui bidang pertanian mendapat respon positif. Keluhan dan usulan warga masyarakat dan kelompok tani di Kota Kediri akhirnya mendapat apresiasi dari Pemkot Kediri melalui Dinas PUPR Kota Kediri.

“Terima kasih kepada Mbak Wali melalui Dinas PU Kota Kediri atas gerak cepatnya melakukan rehabilitasi saluran irigasi dan pemasangan pintu air di lokasi kami. Kami sangat senang akhirnya apa yang kami usulkan akhirnya bisa terwujud”. Jelas salah satu warga
“Sudah lama dari petani mengusulkan perbaikan ini dan baru sekarang seluruhnya bisa terwujud”. Tutupnya
Pemkot Kediri melalui DPUPR Kota Kediri sebagai bukti nyata Pemerintah hadir menjawab keluhan warga, memberi solusi masalah – masalah yang sedang terjadi. Sedangkan masyarakat berkewajiban ikut menjaga dan memelihara fasilitas umum yang sudah ada sehingga dapat lebih bermanfaat.