SIDOARJO – jum’at 08 mei 2026 Bapak Camat Krembung Slamet Riyadi bersama Ratusan warga dan relawan dari berbagai komunitas lingkungan hidup bergotong royong dalam kegiatan Sungai Bersih dan Tanam Pohon di sepanjang aliran Sungai Desa Rejeni, Kecamatan Krembung, Jumat pagi, 8 Mei 2026.
Rangkaian kegiatan
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini diawali dengan apel bersama di bantaran sungai. Hadir dalam acara tersebut Camat Krembung, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Sidoarjo, TNI-Polri, pelajar, karang taruna, dan kelompok pecinta alam , PAC Grib jaya Krembung.
Fokus utama aksi kali ini ada dua:
1. Bersih-bersih sungai: Sekitar 200 peserta menyisir 1,5 km aliran sungai. Sampah plastik, popok bekas, dan limbah rumah tangga diangkut menggunakan perahu karet dan kantong sampah. Total sampah yang terkumpul mencapai 1,2 ton dan langsung dibawa ke TPS3R terdekat untuk dipilah. 2. Tanam pohon: Sebanyak 500 bibit pohon ditanam di sempadan sungai. Jenis yang dipilih antara lain trembesi, beringin, dan bambu untuk menguatkan struktur tanah sekaligus menambah resapan air. Bibit juga dibagikan ke warga yang rumahnya dekat sungai agar ikut merawat.
Tujuan dan harapan
Camat Krembung, Slamet Riyadi menyampaikan bahwa kegiatan ini bagian dari program Sidoarjo Resik Kali untuk mengurangi risiko banjir dan memperbaiki kualitas air.
Krembung ini daerah hilir, kalau hulunya kotor kita yang kebanjiran. Tanam pohon di bantaran juga supaya longsor berkurang dan sungainya teduh. Harapannya warga tidak buang sampah ke sungai lagi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komunitas Peduli Kali Sidoarjo, Rina Wulandari, menambahkan bahwa edukasi ke warga akan terus dilakukan. “Percuma bersih hari ini kalau besok kotor lagi. Jadi habis tanam pohon, kita pasang plang larangan buang sampah dan jadwalkan patroli sungai tiap minggu.”
Partisipasi pelajar
Yang menarik, 50 siswa dari SMPN 1 Krembung dan SMKN 1 Krembung ikut turun langsung. Mereka belajar memilah sampah organik-anorganik dan cara menanam pohon yang benar.
Seru, ternyata sampahnya banyak banget. Jadi kapok mau buang sampah sembarangan,” kata Dimas, siswa kelas 9 SMPN 1 Krembung.
Kegiatan ditutup dengan makan bersama dan komitmen seluruh peserta untuk menjaga kebersihan sungai. Dinas Lingkungan Hidup Sidoarjo menjadwalkan monitoring bibit pohon setiap 3 bulan sekali untuk memastikan tingkat hidupnya di atas 80%.( Antok)




