Ramp Check Kendaraan Mudik Lebaran di Kediri: Keselamatan Pemudik Jadi Prioritas

Ramp Check Kendaraan Mudik Lebaran di Kediri: Keselamatan Pemudik Jadi Prioritas

Kota Kediri, jatim.expost.co.id — Menjelang puncak arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, bersama Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arief Cholisudin Y., S.STP, MM., secara langsung memimpin pelaksanaan inspeksi keselamatan atau ramp check terhadap armada Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) di Terminal Tipe A Tamanan, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Kamis (12/3/2026).

Langkah ini diambil demi memastikan setiap kendaraan yang akan mengangkut para pemudik telah memenuhi standar kelayakan operasi dan. Selain kesiapan armada menjelang puncak arus mudik Tahun 2026, pengecekan kesehatan pengemudi juga tak luput dari pengecekan, hal ini guna memastikan pengemudi dalam kondisi prima, sehingga kenyamanan dan keamanan perjalanan dapat terjamin.

Kegiatan komprehensif ini merupakan hasil kolaborasi erat dengan berbagai instansi terkait, termasuk Satlantas Polres Kediri Kota, Dinas Kesehatan, Jasa Raharja, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Detasemen Polisi Militer (Denpom) Kediri. Sinergi ini menegaskan komitmen bersama dalam menciptakan arus mudik yang aman dan tertib.

Setelah meninjau langsung Ruang Pusat Pengendali Lalu Lintas Terpadu atau Area Traffic Control System (ATCS) milik Dishub Kota Kediri, Mbak Wali, sapaan akrab Vinanda Prameswati, menyampaikan hasil positif dari pemeriksaan awal.

“Alhamdulillah, tadi ada enam kendaraan yang sudah dilakukan ramp check dan semuanya, baik drivernya, alhamdulillah dalam kondisi yang siap dan juga sehat, ” ujarnya.

Lebih lanjut, Mbak Wali menjelaskan bahwa pemeriksaan tidak hanya berfokus pada aspek teknis kendaraan, tetapi juga mencakup kelengkapan dokumen administrasi serta kesiapan fisik dan mental para pengemudi. Berdasarkan pengecekan melalui sistem terintegrasi milik Dinas Perhubungan, seluruh armada yang diperiksa telah memenuhi persyaratan administrasi dan kelayakan teknis.

“Semuanya sudah terpenuhi sehingga enam kendaraan yang sudah dicek sudah layak jalan dan semoga nanti para pemudik bisa melaksanakan perjalanan dengan aman dan juga selamat, ” ungkapnya.

Beliau menegaskan bahwa keselamatan masyarakat, terutama para pemudik yang menempuh perjalanan jauh bahkan lintas provinsi, adalah prioritas tertinggi. Penekanan khusus diberikan pada kesiapan pengemudi.

“Yang ditekankan itu tadi kalau saya kesiapan dari drivernya, kemudian yang kedua adalah standar keselamatan dan kesiapan dari transportasi karena yang kita utamakan adalah keselamatan masyarakat. Jangan sampai nanti secara kelayakan sudah terpenuhi semua, tetapi drivernya ternyata tidak siap, ” tegasnya.

Mengingat potensi perjalanan mudik yang bisa memakan waktu hingga dua hari, kondisi fisik pengemudi menjadi krusial untuk mencegah potensi kecelakaan. Vinanda juga mengimbau masyarakat untuk lebih proaktif dalam memilih transportasi.

“Kepada masyarakat kadang-kadang kan mereka ini menunggunya di terminal dan di terminal itu sudah pasti dilakukan ramp check. Nah, itu ya perlu kepada masyarakat untuk melihat apakah kondisi kendaraan. Ketika mau naik kendaraan itu, apakah sudah siap, ” sarannya.

Selain memastikan kelayakan kendaraan, masyarakat juga diminta untuk memastikan pengemudi memiliki surat keterangan sehat dan hasil tes bebas narkoba dari BNN.

“Tapi manakala nantinya tidak punya izin, tidak punya stiker itu tadi, ya masyarakat perlu mengantisipasi. Artinya, usahanya lebih baik menggunakan transportasi yang sudah dilakukan ramp check, ” tambahnya.

Mbak Vinanda memastikan bahwa seluruh pengemudi yang menjalani tes kesehatan dan tes narkotika telah dinyatakan sehat dan negatif dari penyalahgunaan narkotika.

“Alhamdulillah sejauh ini semuanya aman dan sehat. Pengemudi juga sudah diuji oleh BNN dan tidak ada yang menggunakan narkotika. Insyaallah perjalanan para pemudik nanti berjalan lancar, aman, dan tanpa kendala, ” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *