Surabaya – Sebuah jembatan bukan sekadar penghubung dua wilayah. Di balik kokohnya konstruksi yang berdiri, tersimpan semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong yang menjadi kekuatan bangsa. Nilai itulah yang diwujudkan melalui peresmian Jembatan Garuda Merah Putih, sebuah infrastruktur yang diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Surabaya.
Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir, meresmikan empat Jembatan Garuda Merah Putih yang dipusatkan di Jembatan Beton Jalan Tambak Asri, Kelurahan Genting Kalianak, Kecamatan Asemrowo, Surabaya, Jumat (24/7/2026). Pada kesempatan tersebut, Danrem didampingi Pemerintah Kota Surabaya yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Sekretariat Daerah Kota Surabaya, Syamsul Hariadi, S.T., M.T.
Sebelum prosesi peresmian, Komandan Kodim 0830/Surabaya, Kolonel Inf. Bambang Raditya, M.Han., memaparkan proses pembangunan beserta manfaat empat Jembatan Garuda Merah Putih yang kini menjadi akses penting bagi masyarakat di sejumlah kawasan Kota Surabaya.
Dalam sambutannya, Brigjen TNI Kohir menegaskan bahwa pembangunan empat jembatan tersebut merupakan buah dari sinergi yang erat antara TNI AD, Pemerintah Kota Surabaya, Forkopimda, instansi terkait, dunia usaha, dan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan ini membuktikan bahwa kolaborasi dan semangat gotong royong mampu melahirkan solusi nyata bagi kepentingan rakyat.
“Jembatan ini bukan hanya sarana penghubung, tetapi juga simbol persatuan dan kepedulian. Semoga Jembatan Garuda Merah Putih memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, memperlancar mobilitas, serta menjadi penggerak tumbuhnya perekonomian dan kesejahteraan warga Surabaya,” ujar Danrem.
Suasana penuh kebersamaan mewarnai prosesi peresmian yang ditandai dengan penekanan tombol sirine, penandatanganan prasasti, pemotongan tumpeng, dan pemotongan pita oleh Danrem bersama perwakilan Pemerintah Kota Surabaya sebagai simbol resmi dioperasikannya Jembatan Garuda Merah Putih.
Peresmian tersebut meliputi empat titik, yakni Jembatan Garuda Merah Putih di Jalan Tambak Asri, Kelurahan Genting Kalianak, Kecamatan Asemrowo; Jalan Gresikan depan Gang VI, Kelurahan Pacar Keling, Kecamatan Tambaksari; Jalan Jokotundo Baru II, Kelurahan Pacar Keling, Kecamatan Tambaksari; serta Kelurahan Pacar Kembang, Kecamatan Tambaksari.
Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Surabaya, Pejabat Utama Korem 084/Bhaskara Jaya, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen lainnya. Kehadiran seluruh komponen tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan akan semakin bernilai ketika dilaksanakan dengan semangat kebersamaan dan pengabdian untuk kepentingan masyarakat.
Melalui kehadiran Jembatan Garuda Merah Putih, diharapkan konektivitas antarwilayah semakin baik, aktivitas masyarakat semakin lancar, dan roda perekonomian terus bergerak, sehingga mampu menghadirkan kesejahteraan serta memperkuat semangat gotong royong dalam membangun Surabaya yang lebih maju, aman, dan sejahtera.
(Penrem 084/Bhaskara Jaya)Judul ini lebih singkat, kuat, dan memiliki nilai berita, sementara pembuka dibuat lebih emosional agar mampu menarik perhatian pembaca sejak paragraf pertama.Anang 