
WRINGINANOM GRESIK , 1 November 2026 — Sekitar pukul 03.00 dini hari ini, telah terjadi aksi kekerasan brutal di Jalan Raya Wringinanom–Legundi, tepatnya di Perempatan Lebani Waras–Lebani Suko. Sekelompok pemuda terlihat membawa senjata tajam jenis clurit serta batu, dan melemparkan batu ke arah setiap warga yang melintas sambil mengacungkan clurit dengan mengancam.
Salah satu korban, berinisial NA, warga Wringinanom Dusun Krajan, menceritakan kronologi kejadian kepada awak media: “Saya baru pulang beli makan dari Legundi, pas lewat di sana tiba-tiba kena lempar batu. Langsung saya ke Klinik Mabarrod, kepala saya harus dijahit 7 kali,” ujar NA dengan nada masih terlihat terguncang. Korban lainnya, berinisial R, juga mengalami dampak yang tidak kalah mengkhawatirkan akibat insiden ini.
Merespons kejadian yang sangat meresahkan warga ini, masyarakat setempat menyampaikan harapan dan memohon kepada Bapak Kapolres Gresik agar segera menugaskan anggota kepolisian untuk rutin berpatroli dan ikut serta mengamankan wilayah Wringinanom, terutama di titik-titik rawan seperti Perempatan Lebani Waras–Lebani Suko. Langkah ini dinilai sangat mendesak demi menjamin keamanan dan ketenangan warga yang hendak beraktivitas di jalan raya, terutama pada waktu malam hingga dini hari.

Warga berharap kehadiran petugas dapat membuat suasana kembali aman dan nyaman, sehingga kejadian serupa tidak terulang dan masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang tanpa rasa takut.
Redaksi