Subulussalam, 23/3/2026
Pengunjung
Objek wisata pemandian Lae Kombih yang berada di Desa Sikelang, Kota Subulussalam, dipadati pengunjung, terutama pada hari libur. Namun, di balik ramainya kunjungan, muncul keluhan dari masyarakat terkait tarif masuk dan minimnya pengawasan di lokasi tersebut.
Salah satu hal yang disayangkan pengunjung adalah tingginya tarif masuk ke kolam renang pemandian, khususnya kolam renang anak-anak yang mencapai Rp15.000 per orang tanpa tiket tanda masuk. Selain itu, pengunjung juga mengeluhkan tidak adanya tiket resmi sebagai tanda masuk, melainkan hanya pembayaran langsung kepada petugas di pintu masuk.


Kejadian yang cukup mengkhawatirkan terjadi pada SeninSenin. tgl.23/3/2026).mengejudkan Seorang anak berusia sekitar 9 tahun sempat tenggelam di kolam dengan kedalaman hampir dua meter. Beruntung, kejadian tersebut cepat diketahui oleh pengunjung lain yang segera memberikan pertolongan, sehingga anak tersebut berhasil diselamatkan.
Minimnya pengawasan dari pihak pengelola dan memberikan arahan demi keselamatan bagi anak yang masih kecil kejadian ini menjadi sorotan utama. Di lokasi kolam, tidak terlihat petugas yang berjaga untuk mengawasi atau mengantisipasi keselamatan bagi anak relatip dibawah umur.
Petugas hanya terlihat di pintu masuk,dua cewek yang bertugas menarik biaya dari pengunjung.
Jika dibandingkan dengan tempat wisata lain seperti Kolam MADURA tarip masuk hanya 5000 Rupiah dan Kolam Renang SAKA,Juga 5000 rupiah dilengkapi pasilitas yang begitu menakjubkan.
Kedua tempat tersebut dinilai lebih tertata, menyediakan fasilitas yang memadai, serta memberikan kenyamanan dan kebersihan bagi pengunjung.
Sejumlah masyarakat dari Singkil dan Kecamatan Gunung Mariah mengaku kecewa pada kolam pemandian anak yang berlokasi di wisata pemandian lae Kombih desa Sikelang sebulusalam.
Mereka berharap adanya perbaikan dari pihak pengelola, baik dari segi pelayanan, fasilitas,Mck dan kamar persalinan wanita dan lelaki,maupun sistem keamanan demi kenyamanan dan keselamatan pengunjung.
Ketika Awak media Buser.co.id.senen.tgl.23/3/2026).Mengkonfirmasi terkait kejadian anak tenggelam di kolam kedua Cewek bertugas sebagai penjaga pintu masuk ke kolam renang ,si Cewak menjawab kalau ada tadi kejadian tenggelam itu urusan orang tuanya ujarnya.sepertinya tidak ada pertanggung jawaban dari pihak perusahaan kolam pemandian di sikelang ini ucap pengunjung pada awak media ini yang tidak di sebutkan inditasnya , terdengar dari apa yang di katakan oleh si cewek penjaga pintu itu pungkasnya dengan nada kesal.
( D, S)


