Kekerasan Bungkam Pers: Jurnalis Dianiaya Usai Bongkar Pola Distribusi Solar Subsidi Tulungagung

 

TULUNGAGUNG – Dugaan mafia solar di Tulungagung kembali makan korban. Kali ini seorang jurnalis yang mencoba membongkar pola distribusi BBM subsidi dari pagi hingga sore di 5 SPBU berbeda.

Pengeroyokan terhadap Adi Bachtiar terjadi setelah ia memantau masuknya truk modifikasi. Saksi menyebut ada teriakan ancaman ke petugas SPBU sebelum korban dihajar.

 

Laporan polisi STTLP/B/109/VI/2026/SPKT sudah masuk ke Polres Tulungagung. Jika terbukti, ini bukan cuma soal solar subsidi, tapi serangan langsung ke kemerdekaan pers.

Seorang Wartawan Dikroyok Hingga Babak Belur Saat Meliput Dugaan Mafia Solar di Tulungagung.

Nasib malang di timpa seorang wartawan asal tulungagung ia memantau adanya dugaan aktivitas penyelewengan BBM bersubsidi di SPBU 54.662.04 kelurahan bago Kecamatan tulungagung Kabupaten tulungagung berujung aksi pengroyokan Seorang jurnalis dilaporkan mengalami luka luka setelah diduga dikroyok secara brutal oleh sekelompok orang yang diduga merupakan kaki tangan oknum mafia solar asal tulungagung.

Peristiwa tersebut terjadi siang hari,jum”at,19 Juni 2026 siang hari ketika seorang wartawan asal tulungagung bernama adi bachtiar sedang melakukan pemantauan aktivitas distribusi BBM bersubsidi di SPBU 54.662.04 Bago.SPBU 54.662.25 jepun.SPBU 54.662.10 ngranti,SPBU 54.662.24 kali tengah,SPBU 54.662.15 Gamping tersebut diduga kuat di kuras mafia solar tulungagung mulai jam 07.00 pagi sampai 05.00 sore. Red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *