Korem Bhaskara Jaya Rayakan Kemerdekaan dengan Tawa, Kebersamaan, dan Semangat Gotong Royong.

Surabaya – Kemerdekaan terasa semakin dekat ketika dirayakan bersama. Bukan sekadar lewat upacara dan penghormatan kepada para pahlawan, tetapi juga melalui tawa, kebersamaan, dan kegembiraan yang tumbuh di antara keluarga besar Korem 084/Bhaskara Jaya.

Suasana penuh keakraban itu terlihat di Halaman Makorem 084/Bhaskara Jaya, Surabaya, Sabtu (15/8/2026). Prajurit, PNS, Persit, serta keluarga besar Korem 084/Bhaskara Jaya larut dalam berbagai kegiatan untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Mengusung semangat “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, kegiatan diawali dengan apel, kemudian dilanjutkan senam bersama, foto bersama Danrem, serta beragam perlombaan yang mengundang gelak tawa. Lapangan Makorem seolah berubah menjadi ruang kebersamaan, tempat pangkat dan jabatan sejenak melebur dalam suasana penuh kegembiraan.

Berbagai lomba digelar, mulai dari yel-yel Persit, paduan suara, fashion show, pidato wawasan kebangsaan, hingga tarik tambang, voli buta, estafet, makan kerupuk, PBB buta dan balap kelereng.

Bagi Danrem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir, kemeriahan lomba bukanlah tentang siapa yang paling cepat, paling kuat atau paling banyak membawa pulang hadiah. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk merawat persaudaraan dan memperkuat kekompakan.

«“Hari ini kita tidak sedang berlomba untuk membuktikan siapa yang paling hebat. Kita sedang merayakan kemerdekaan dengan cara yang sederhana, yaitu berkumpul, tertawa dan saling menguatkan. Menang atau kalah itu biasa, tetapi kebersamaan adalah kemenangan yang sesungguhnya,” ujar Danrem.»

Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak cukup hanya dikenang setiap bulan Agustus. Nilai-nilai perjuangan harus terus hidup dalam keseharian, terutama melalui persatuan, kepedulian, gotong royong dan kesediaan untuk saling membantu.

«“Kemerdekaan akan terasa lebih bermakna ketika kita mampu menjaganya dengan persatuan. Mari kita terus membangun kebersamaan, saling mendukung dan bergotong royong. Dari lingkungan kita sendiri, kita ikut memberikan kontribusi bagi terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur,” tegasnya.»

Keceriaan pun terus mengalir hingga kegiatan berakhir. Sorak-sorai, tepuk tangan dan gelak tawa menjadi warna tersendiri dalam perayaan kemerdekaan tahun ini.

Di balik kesederhanaan berbagai perlombaan itu, tersimpan pesan yang jauh lebih besar: kemerdekaan bukan hanya tentang menjadi pemenang, tetapi tentang bagaimana kita berjalan bersama.

Sebab, ketika kebersamaan terjaga, perbedaan menjadi kekuatan, gotong royong menjadi energi, dan pengabdian menjadi semakin bermakna.

(Penrem 084) Anangtugasi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *